This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 05 Agustus 2014

Tidak Ada Kata Terlambat



Kutipan itu saya ditemukan disela-sela browsing untuk menulis artikel. Sebuah kutipan yang menurut saya sederhana namun bermakna sangat dalam. Iya, tidak pernah ada kata terlambat untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik. Bukankah hal-hal yang tidak baik itu memang harus kita lalui dahulu untuk pengalaman kehidupan pribadi, baru kita mengetahui mana yang baik dan buruk, maupun yang salah dan benar. Kesalahan yang terjadi di masa lalu, akan menjadi pelajaran terbaik untuk diri kita.

Tidak selamanya kesalahan yang pernah dibuat itu akan dikenang sebagai kesalahan. Ada waktunya mengubah persepsi bahwa kesalahan yang pernah dibuat sebagai pelajaran yang harus kita alami untuk proses mendewasakan diri. Normalnya seorang manusia, selalu ada keinginan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang pernah dibuatnya. Menurut saya, tidak ada orang yang bisa menikmati hidupnya hari ini dengan tenang tanpa memikirkan kesalahannya di masa kemarin. Tapi bukan berarti berfokus ke masalah yang telah terjadi tapi berfokus ke solusi untuk mencari jalan keluar.

Memang ada kalanya kesalahan itu tidak pernah lepas dari diri kita menurut orang lain. Kita pernah melakukan kesalahan, dan akan selalu dijudge salah oleh orang lain. Hal ini memang akan melemahkan mental kita, namun sekali lagi, jangan berfokus kepada hal-hal yang melemahkan. Teruslah bergerak dan berfokuslah terhadap hal-hal yang menurut kita benar. Suara-suara sumbang yang terdengar itu sangat layak diabaikan.

Tidak pernah ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik. Siapa lagi kalo bukan diri kita sendiri yang mengupayakan untuk menjadi lebih baik. Niatkan hati dan pikiran untuk mencapai kebenaran, meskipun akan ada hambatan yang datang. Terus bergerak.

Keep Moving Forward!

Minggu, 27 Juli 2014

Tertekan Tapi Tak Beranjak



Banyak hal yang saya syukuri atas segala yang diberikan olehNya kepada saya, dan salah satunya adalah ketika saya diberikan kelebihan untuk bisa mendengarkan orang lain untuk mencurahkan gundah gulana hati mereka. Dan mungkin karena banyak mendengarkan itulah, saya secara tidak langsung belajar tentang banyak hal dari masalah-masalah yang eksis di kehidupan, yang saya sendiri bahkan belum mengalaminya.

Ibarat kran air yang bocor yang sudah tidak bisa ditahan lagi aliran airnya, seperti itulah yang biasanya saya sering temui. Tanpa malu-malu lagi ketika bertemu dengan saya, rasanya sudah lepas. Ya memang sebenarnya mereka pun ingin melepaskan beban mereka dengan bercerita, hanya ingin bercerita dan kadang bukan untuk mencari solusi, tapi lebih karena ingin didengarkan.

Banyak yang bercerita tentang tekanan dalam hidup mereka. Entah urusan pekerjaan, urusan hati dan berbagai macam urusan lainnya, yang mengganggu pikiran mereka. Dari semua itu, saya hanya mencoba menarik satu benang merah. Kebanyakan dari orang-orang yang menganggap bahwa dirinya punya beban pikiran yang berat ini tidak benar-benar ingin mendapatkan jalan keluar atau tak tahu bagaimana caranya keluar dari masalah tersebut, karena mereka akan selalu menceritakan hal-hal yang sama tiap kali bertemu. Bahasa saya adalah, Tertekan tapi tak beranjak.

Harusnya, ketika manusia berada di kondisi yang tertekan, mereka mampu mengeluarkan potensi terhebatnya. Tapi lagi-lagi, mereka dihadapkan dipilihan. Bisa jadi mereka bermasalah di kantor, disisi lain mereka tidak betah namun disisi lain mereka membutuhkan gaji bulanan untuk mencukupi kehidupan mereka, dilema. Padahal bekerja dengan kondisi tertekan bukanlah hal yang menyenangkan buat diri mereka sendiri maupun buat tempat mereka bekerja.

Untuk siapapun yang sedang mempunyai masalah, saya mengutip salah satu quote dari Mas iLik sAs, “Tak ada kemutlakan di atas bumi ini”. Dan yakinkan pada diri kita, bahwa masalah yang kita hadapi pun juga sementara.

Saya punya satu video klip favorit, yang sering saya jadikan motivasi ketika saya sedang mengalami tekanan pikiran. Cermati betul lirik lagunya.

http://www.youtube.com/watch?v=YKcF5k2gzH0

Sabtu, 19 Juli 2014

Selamat Jalan..

gembongadi

Rasanya baru kemarin, kita ngobrol lama di telpon. Dan ternyata, aku baru sadar kalo itu sudah 2 bulan yang lalu. Dan sore ini, sebuah kabar datang setelah kabar terakhir yang aku terima seminggu yang lalu ketika dirimu masuk RS, hari ini dikau “pulang” Mbahbro. Padahal masih banyak mimpi2 yang belum kita capai, tapi ternyata waktunya nggak nyampe. Tuhan punya rencana lain.

Terima kasih untuk persodaraan yang luar biasa ini, hubungan ini tak kan pernah berhenti. Aku dan temen-temen yang akan support keluarga kecilmu, semampu kami, kami akan melakukan yang terbaik. Kebaikan-kebaikan yang pernah aku terima darimu, menjadi tabungan untuk keluarga kecilmu.

Si kecil Djenar, harus terus sekolah dan menggapai impiannya. Biarkan ini menjadi bagian kami, untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Dirimu sudah dimenangkan olehNya, penyakit-penyakit itu yang kalah.

Selamat jalan Mbahbro,,
Aku dan teman2 yang akan selalu merindukan masa2 kebersamaan kita..

 

Rabu, 16 Juli 2014

Hidup adalah kesempatan



Kehidupan berjalan begitu cepatnya, terkadang tak terasa, senin cepat sekali bertemu senin. Kesibukan yang selalu menjejali hari-hari kita, tak lagi mampu membuat kita bisa menikmati waktu yang sebenarnya bisa kita nikmati dengan perlahan lahan. Itu yang dialami kebanyakan orang, dan saya sangat beruntung, ketika saya bukan bagian dari kerumunan dan pastinya saya tidak terjebak disana, tidak terjebak di kerumunan orang-orang yang riuh dengan kesibukan masing-masing, yang pada akhirnya hidup mereka hanya untuk mereka sendiri, tak ada waktu untuk memikirkan orang lain.

Hidup bukanlah tentang rutinitas, bukan sekedar bangun tidur, mandi, sarapan, berangkat kerja, pulang, dan tidur lagi. Betapa membosankan hidup itu, jika isinya hanya seperti itu. Sama halnya, ketika sehari Anda makan dengan menu yang sama sejak pagi sampai malam, sekalipun alasannya tidak punya uang, pasti rasa bosan itu ada, akan selalu muncul keinginan untuk makan menu yang lain dan harusnya hidup itu seperti itu.

Beruntungnya saya, ketika saat ini saya menjadi bagian dari era digital. Ketika dunia tak lagi jauh dan asing bagi saya, dengan bantuan internet, semuanya menjadi dekat dan mudah untuk diakses. Selalu ada hal baru yang bisa dipelajari untuk menambah ilmu dan wawasan. Sama sperti pepatah bilang, sekalipun sudah ahli sebagai pemotong kayu, seorang pemotong kayu harus tetap mengasah kapaknya agar tetap tajam, agar pekerjaannya menjadi lebih cepat selesai. Ketika ada yang bilang internet itu membosankan, menurut saya, ya karena belum menemukan sisi asyik dari internet itu. Banyak hal ditawarkan di sana, dan tak akan pernah habis dalam sekejap ketika kita mau belajar darinya.

Sering sering mengambil sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang, agar tak mudah jenuh dalam menjalani kehidupan. Cara termudah, adalah dengan mengubah kebiasaan. Yang terbiasa berangkat bekerja dengan menggunakan motor/mobil, cobalah sesekali naik angkot atau yang paling ekstrem, berjalan menuju ke kantor, jika jarak antara kantor dan rumah masih wajar. Jangan terlalu nyaman di kondisi yang ada sekarang, nyaman itu secukupnya saja, jangan berlebihan.

Banyak kesempatan yang disediakan, namun terkadang karena kondisi yang nyaman, membuat kita enggan untuk beranjak mencoba hal-hal baru. Hidup adalah tentang kesempatan, kesempatan untuk melakukan yang terbaik untuk diri kita sendiri dan melakukan yang terbaik untuk orang lain. Jangan pernah merasa bangga, ketika hidupmu sukses tapi orang-orang disekitarmu, tidak bisa merasakan sukses yang telah Anda capai. Life is for share.

Hidup memberikan kesempatan.
Hidup memberikan banyak pintu pilihan.
Dan hidup bukanlah tentang rutinitas.

Senin, 23 Juni 2014

Semua Orang Bisa Melakukan



Tidak ada yang bisa menyangkal jika sebenarnya, manusia terlahir dengan potensi yang luar biasa. Kalo bahasa saya, setiap orang punya daya ledaknya masing-masing. Tapi karena terkadang, karena lingkungan yang tidak mendukung, membuat daya ledaknya itu tertelan oleh rasa pesimis yang muncul dari dalam diri.

Beberapa waktu yang lalu, saya dilibatkan di sebuah project, membuat short movie. Dimana, para pemain di movie ini adalah pegawai disuatu instansi. Bukan hal mudah, ketika harus mendirect dan menata orang-orang yang memang bukan pemain film, pasti muncul rasa canggung, ekspresi yang tidak natural, grogi dan lainnya.

Masalah yang paling sering muncul adalah, mengenai penghapalan naskah. Sekalipun berbentuk short movie, para pemain dituntut untuk hafal materi-materi yang harus diucapkan. Dan hal inilah yang menjadi ketakutan, karena menurut para pemain ini, daya ingat mereka sudah berkurang dan susah untuk menghafal sebegitu banyaknya materi, dan mereka sendiri yang berbicara tentang rasa pesimis itu.

Akhirnya, dari tim movie maker mencoba mengakali kondisi tersebut dengan membuat tulisan besar di sebuah MMT, harapannya, ketika mereka lupa, mereka bisa membaca. Setelah take selesai, dan mereka bersiap pulang, tim movie maker pun juga sudah berkemas, pimpinan instansi ini muncul untuk mengecek hasil kerja tim. Dan diluar dugaan, pimpinan ini meminta take ulang, karena menurut beliau ini, hasilnya masih kaku dan terlihat membaca. Para pemain, yang sudah bersiap2 pulang, dipanggil kembali dan tim yang sudah berkemas-kemas, harus mempersiapkan diri lagi untuk re take.

Dan disinilah, di bagian inilah, saya melihat pimpinan ini bukan hanya sebagai bos, tapi juga leader yang sangat memberi pengaruh positif, mampu memotivasi para pemain film dadakan ini. Meyakinkan mereka, bahwa mereka bisa melakukan dengan lebih baik lagi. Tidak hanya meminta mereka melakukannya sendiri, pimpinan ini pun juga terjun langsung untuk menyemangati. Dan, bukan hanya para pemain yang termotivasi, kami, tim movie maker pun serasa mendapat suntikan energi yang baru yang lebih segar.

Dan, hasilnya, seluruh pemain mampu menghafalkan semua materi yang menurut mereka sudah tak mungkin lagi dihapalkan. Take ulangan itu pun sukses, tanpa mereka membaca tulisan di MMT yang udah dibuat. Semuanya hapal dengan sempurna.

Catatan untuk saya kali ini adalah, setiap orang mempunyai potensi ato daya ledaknya masing-masing. Setiap orang punya kemampuan tersembunyi dalam dirinya, namun karena kondisi lingkungan yang tidak mendukung, membuat potensi tersebut melemah dan akhirnya hilang. Dan yang pasti, yang perlu disadari adalah, kita membutuhkan bantuan orang lain untuk meyakinkan diri kita tentang potensi dan daya ledak yang tersembunyi tersebut.

Pada intinya, semua orang bisa melakukan, hanya butuh meyakinkan diri dan diyakinkan.

Jumat, 30 Mei 2014

Kabar Gembira Dari Djenar

Cah Vespa

 

 

Ada perasaan haru dan seneng, ketika sore ini mendapat telepon dari seseorang yang sudah saya anggap saudara sendiri. Biasanya, kalo dia telpon, untuk menghabiskan bonusan pulsa yang dimilikinya. Sore ini dia mengabarkan tentang usaha yang baru dirintisnya, jasa layanan pembayaran di desanya. Karena menurutnya, hanya ada 1 saja counter saja di desa. Sementara itu di desanya banyak yang belum tersentuh dengan kepraktisan itu. Dari situlah, muncul ide untuk membuat usaha pembayaran tersebut.

Dari ceritanya, dia menerapkan ide jemput bola, karena di desanya kebanyakan mbah-mbah yang tinggal dirumah dan bakal repot kalo harus datang ke counter miliknya. “Mesakke ben aku wae sing methuk” tuturnya. Ceritanya pun berlanjut, dan yang bikin saya geleng-geleng, area yang dihandlenya meliputi 200 KK. Saya pun bisa bayangin kondisinya, dia dengan vespa bututnya yang dilengkapi box dibagian belakang, keluar masuk kampung, dengan gayanya pake topi pet, mirip banget dengan mantri sunat :D. Piss masbro.

Tuntutan hidup yang membuatnya harus hengkang dari Semarang, sementara anak istrinya di kampung. Sosok yang ngemong dan tahan banting kalo menurut saya, kerjanya dulu ketika di semarang, ikut dengan EO dan kadang menjadi crew foto video punya saya dulu. Sekalipun secara posisi jobdesk sebagai crew, saya pun tak pernah merendahkan dia, lha wong dulu susah seneng yang dirasakan bareng, dan seringnya malah di kosnya dia saya rusuhi, saya numpang ngekost dan makan. Namun saya akui, jiwa militannya kuat, entah apa karena dia tumbuh dengan komunitas vespa yang memang kental rasa brotherhoodnya, yang pasti, dia yang selalu memotivasi saya.

Setelah ngobrol ngalor ngidul tadi, cerita tentang anak dan istrinya, cerita tentang dia yang habis sakit karena pembengkakan ginjal, di akhir cerita dia tanya sesuatu hal yang diluar dugaan saya, dia nanya tentang software editing video, saya pun penasaran, karena setahu saya, kadang dia nyuting namun tidak pernah tertarik dengan urusan edit mengedit. Usut punya usut, akhirnya dia bilang “#Djenar tak urupke ning kene bos, meskipun murah, tapi lumayan iso nggo nambah2”.

Dulu, ketika saya masih berkutat dengan foto video, saya selalu bilang ke temen-temen, setiap orang bikin satu merk ya, biar nanti rejekinya bisa muter, nggak Cuma dari vendor punya saya, ada hari dimana saya jadi bos, ada hari dimana saya tukang foto dan bosnya temen2, gantian, biar semuanya pernah ngerasain menjadi bos, dan seinget saya, segmen2 vendor yang dibikin temen2 itu, berbeda-beda semua, jadinya nggak pernah bentrok. Ya agar semuanya biar tetep bisa hidup dan bisa makan sehari2, iya sesederhana itu pemikiran saya waktu itu.

Dan Djenar itu adalah nama anaknya yang dipilih menjadi nama vendor miliknya, dan saya paham ketika yang dimaksud dengan “diurupke” itu berarti vendor foto-video miliknya yang di buka di desanya. Dan kabar yang saya terima di sore ini, membuat saya kembali bersemangat, dan honestly, ada perasaan seneng yang saya rasakan.

 

djenar foto video

 

SEMANGAT :D.
Sukses MbahBro buat #Djenar nya ^_^

Sabtu, 24 Mei 2014

Masa Depan Yang Diragukan



Setiap orang punya mimpi dalam kehidupannya. Mimpi tentang kehidupan di masa depannya yang lebih baik. Dan semuanya berjuang semaksimal meraih mimpi-mimpi itu. Namun disela-sela berjuang, tak sedikit juga yang meragukan tentang mimpi masa depan mereka, biasanya malah orang-orang di sekitarnya. Mau menjelaskan dengan cara apapun mimpi masa depan kita, yang ada, ketika sudah diragukan, sudah selesai. Mimpi masa depan yang diragukan.

Untuk orang-orang yang KUAT, yang meragukan mimpi masa depan mereka dianggap sebagai motivasi untuk membuktikan bahwa mereka mampu menggapai mimpi-mimpi itu, namun berbeda dengan orang-orang yang lemah, bisa jadi apa yang dikatakan oleh lingkungannya, mempengaruhi pemikiran mereka, dan pada akhir membenarkan apa yang dikatakan oleh lingkungan mereka, bahwa mimpinya tak mungkin dicapai.

Jadi, temukanlah orang-orang yang punya mimpi masa depan, dan berjuanglah bersama mereka, sekalipun mimpinya tidak sama, paling tidak, selalu ada yang menguatkan ketika semangat untuk mencapai mimpi itu mulai pudar. Ada beban yang berkurang, ketika bertemu dengan orang-orang yang berpikiran sama, kita tidak perlu lagi mendengar kata-kata orang yang meragukan mimpi-mimpi kita.

Tugas kita selanjutnya adalah FOKUS dan jangan mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang tidak bermanfaat karena pengaruh lingkungan yang negatif. Abaikan mereka yang meragukan mimpi masa depanmu. Namun jangan pernah lupa mensyukuri kehadiran orang-orang yang meragukan mimpimu, karena dengan adanya mereka, Anda selalu diingatkan tentang mimpi masa depan itu. Tetap mensyukuri kehadiran orang-orang dalam kehidupan kita, apapun cara mereka merespon kita.

Teruslah berusaha, jalan setiap orang berbeda untuk menggapai mimpi masa depan itu. Tidak perlu punya rasa iri, karena orang lain sudah sukses, jadikan motivasi untuk terus berjuang dan jangan pernah berjuang sendirian, sebentar lagi, giliranmu, giliran Anda untuk merasakan riuhnya kemenangan.

Tidak mudah menjadi siapapun, Saya, Anda ataupun Mereka, setiap orang punya tantangannya masing-masing. Jangan pernah melepaskan HARAPAN karena dari situlah, kata-kata “sebentar lagi”, “tinggal selangkah lagi”, “kurang sedikit lagi” terus memberikan semangat buat kita untuk terus bergerak.

Teruslah Bergerak,,
Sebentar lagi giliranmu :)
Keep Faith