This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 13 April 2014

Cukupkan Kurangmu



Yang namanya kurang, itu pasti rasanya buat semua orang sama saja, rasanya ada yang nggak pas. Minum teh terlalu pahit, itu berarti kurang manis, rasanya jadi nggak enak. Makan terlalu sedikit, masih merasakan laper, malah membuat nggak tenang. Serba tidak enak dengan yang namanya kurang.

Tapi pernah nggak ngalamin, yang namanya kurang, sudah dilebihkan porsinya masih saja kurang, dan rasanya selalu saja kurang.

Ini yang saya alami, semingguan yang lalu kalo saya tidak salah ingat. Ini cerita tentang tidur, hari itu saya berpikir kurang tidur, sehingga saat waktunya berkarya tiba, dipikiran itu isinya hanya tentang tidur, karena saya merasa kurang tidur, beberapa hari saya mengalami hal itu. Dan akhirnya saya coba mencari solusi, tidur malam lebih awal, hasilnya? Masih saja sama, masih merasa kurang tidur. Aneh kan? Esoknya saya ulangi lagi, lebih awal dari hari sebelumnya, dan mau tahu yang terjadi? Badan saya capek rasanya, kelamaan tidur.

Saya baru ngeh, ada yang salah, yaitu di pikiran saya sendiri. Yang terus berkata kurang dan kurang maka yang saya dapatkan rasa kekurangan yang sangat. Saya terjebak ternyata, dan saya menjadi ingat dengan “Hukum Tarik Menarik”, bahwa yang kita pikirkan yang akan kita tarik dalam kehidupan kita.

Saya menarik KURANG TIDUR dan saya mendapatkan KURANG TIDUR yang banyak sekali dalam kehidupan saya. Dan hari ini, saya mengubah pikiran itu dengan kata-kata CUKUP dan efeknya sangat luar biasa buat saya, bangun tidur pun ya enak, badan tidak capek karena kelamaan tidur, dan yang penting tidak ada lagi racun tentang “kurang tidur”.

Jadi hati-hati dengan kata KURANG :)

Jumat, 11 April 2014

Berterima kasihlah dengan Masa Lalumu

Rabu, 02 April 2014

Mimpi: Kumpulan Puzzle Masa Depan



Beberapa waktu terakhir ini, hal yang sering lakukan adalah melamunkan masa depan. Tapi bukan berarti melamunkan hal-hal yang nggak penting lho. Pernahkah kamu, membayangkan 5 tahun lagi kamu menjadi siapa? Kamu dimana? Kamu bersama siapa? Kamu sudah punya apa? Hal itu yang saat ini sedang saya bayangkan hari – hari ini. Karena dengan saya membayangkan, berarti saya punya tujuan, sudah mengetahui arahnya, punya angan-angan, kedepan saya pengen begini begitu, dan secara otomatis kita akan dengan sendirinya tergerak untuk mencari cara untuk mencapai tujuan kita.

Saya ibaratkan masa depan saya ini sebuah puzzle, dimana saya harus menyatukan bagian demi bagiannya untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Dan itulah yang menjadi tujuannya, visualisasi dari mimpi-mimpi. Jika kita tidak berani bermimpi tentang masa depan, bagaimana kita akan bergerak dan melangkah. Yang ada kehidupan kita hanya berjalan biasa-biasa saja, tiap hari bangun tidur, melakukan aktivitas, pulang kembali kerumah, dan terus berulang seperti itu tanpa ada target yang akan dicapai.

Orang – orang yang sukses, yang sering saya temui, mereka punya banyak mimpi dalam kehidupan mereka. Ada yang menggunakan banyak sarana untuk memvisualkan mimpi2 mereka, ada yang menggunakan DreamBook, DreamWall dan lain2. Dengan seperti itu, mereka bisa fokus mengejar mimpi2 mereka.

Saya mengambil contoh yang sekarang sedang booming di dunia internasional, artis kita, Agnez Monica, dia berangkat dari mimpi sebelum sekarang dikenal di dunia internasional, dia tahu pengennya apa, mau kemana ketika usia sekian, mau kerja bareng siapa kelak. Semuanya berangkat dari mimpi dan ini lho quotenya dia yang terkenal, “DREAM, believe dan make it happen!” semua mimpi2nya dia, dia yakini dan semuanya dibuat menjadi kenyataan dengan kerja kerasnya.

Apakah semudah itu untuk berhasil? Tidak, Sebelum DREAM itu berhasil dicapai, akan ada banyak orang yang akan mencibir mimpi2 orang lain, sampai mimpi2 itu dibuktikan dan orang2 yang mencibir itupun tidak sekalipun melangkah ke depan, mereka tetap disana, mencibir mimpi2 orang lain, karena mereka tidak tahu mau bermimpi apa, dan mau kemana melangkahkan kaki.

Ayo, jangan takut untuk bermimpi tentang masa depanmu, jadi sutradara sendiri buat masa depanmu, jika orang lain bisa, saya, anda, semuanya pasti bisa. Kuncinya satu, YAKIN.

Senin, 31 Maret 2014

My July's Dreams



 

Bulan juli, adalah salah satu bulan yang menjadi bulan terpenting dalam perjalanan di kehidupan saya.

Dan tahun 2014 ini, ada mimpi untuk trip ke Lombok untuk merayakan pergantian usia.

Menyendiri di tepi laut, menikmati deburan ombak dan merasakan dinginnya angin malam, rasanya seru sekali.

Merayakan sesuatu tidak harus dengan hingar bingar, dan saya bukan orang yang suka dengan kegaduhan.

Diam adalah moment terbaik.

 



 

Banyak yang menyarankan,

buat jalan-jalan ke luar negeri karena budgetnya hampir sama,

tapi lagi-lagi saya bilang, saya mencari apa yang saya butuhkan,

kalo saya memang tidak perlu ke luar negeri,

kenapa harus kesana, sekalipun bisa.

 

img_20120510171256_4fab94a8bf848

Dan, masih ada 4 bulan lagi untuk mempersiapkan hari itu,

ya semoga semuanya diberikan kelancaran sehingga July’s Dream bisa terwujud.

Bukankah kita hanya bisa merencanakan dan mengupayakan,

dan goalnya ya dikembalikan ke Pemilik Hidup.



Ini bukan tentang perjalanan hura-hura, ini perjalanan untuk refleksi selama saya hidup.

Tempat baru, suasana baru, dan harapan baru.

Siapa tahu ke depannya, saya bisa stay di Lombok dan Bali untuk seterusnya,

nggak ada yang tahu.

Jumat, 28 Maret 2014

Hidupmu LUAR BIASA



Tulisan ini terinspirasi dari sebuah film berjudul ABOUT TIME yang semalam saya tonton, yang berkisah tentang seseorang yang bisa menjelajah waktu. Memang fiktif ceritanya, tapi menurut saya bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua untuk menghargai waktu dan bisa menggunakannya sebaik mungkin.

Di film itu, dikisahkan bahwa ketika di masa sekarang dia atau anggota keluarga mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan, maka dia akan menjelajahi waktu, kembali ke masa lalu, dan mengubahnya agar di masa sekarang, kejadian-kejadian buruk itu tidak terjadi. Bisa dibayangkan, betapa lelahnya untuk mengubahnya menjadi kejadian yang sesuai kita harapkan.

Ada pelajaran yang bisa dipetik, dan menurut saya sangat bagus. Hidup semua orang sebenarnya adalah hidup yang luar biasa, hidup saya pun juga sama luar biasanya dengan yang Anda rasakan, namun terkadang ada banyak hal yang membuat kita tidak menyadarinya, padahal jika kita mampu menjalani hidup ini dengan respon yang benar, kita akan dengan mudah untuk menikmatinya.

Seringkali banyaknya masalah yang menghimpit membuat kita lupa, dan tanpa disadari, bahwa pikiran-pikiran kita tentang masalah tersebut yang menghabiskan waktu dan fokus kita, sehingga kita tidak punya waktu untuk menyadari bahwa hidup kita sebenarnya sangat berharga. Kita memang tidak pernah punya kesempatan untuk mengubah masa lalu, yang ada mungkin hanya penyesalan kenapa di hari-hari kemarin kita tidak melakukan yang terbaik, sehingga di hari-hari ini kita mendapatkan buah yang tidak maksimal karena yang kita lakukan pun bukan yang terbaik.

Pasti semua orang pernah mengalami terjebak di rutinitas, bangun tidur, mandi, berangkat kerja, pulang, istirahat dan terus seperti itu, dan dunianya pun hanya ada di situ saja. Hidup rasanya seperti orang yang berlari, sudah tidak memikirkan lagi apa yang kita lewati, ssemuanya bergerak cepat, dan sudah tidak ada lagi waktu untuk menyadari bahwa hidup yang kita miliki ini luar biasa.

Menyesalinya pun juga bukan hal yang bagus, toh juga tidak akan mengubah masa lalu. Jadi, lakukan saja yang terbaik yang bisa dilakukan hari ini, agar kelak di masa mendatang, kita mendapatkan buah yang bagus, yang ranum dan manis. Jangan pernah lupa bahwa HIDUPMU LUAR BIASA :D.

Senin, 24 Maret 2014

Aku Menyebutnya Keluargaku



Kondisi sebuah rumah yang lengkap dengan segala fasilitasnya, tak membuat serta merta kehidupan itu menjadi lengkap dan sempurna. Terkadang bukan hal itu yang membuat keadaan menjadi hidup dalam sebuah keluarga. Paling tidak, ini menurut pengalaman saya.

Keluarga adalah tempat dimana saya bisa mendapatkan kasih sayang sebagai seorang anak dengan wajar dan menghormati orang tua dengan semestinya. Dan di dalam perjalanan saya dari dulu sampai sekarang, saya baru menyadari bahwa saya menemukan banyak keluarga. Saya punya banyak ayah, punya banyak ibu dan sodara2.

Yang menganggap saya sebagai anaknya sendiri, yang mau mendengarkan cerita saya, mau duduk bersama tanpa ada rasa canggung, dan bahkan ketika orangtua2 saya ini marah, saya pun bisa menerima dan tidak ada rasa sakit hati, dan yang membuat saya heran, saya mendapatkan semua itu di luar rumah.



Betapa komunikasi 2 arah itu sangat penting dalam hubungan sebuah keluarga, bukan sekedar segala fasilitasnya terpenuhi namun anak tidak mendapat kasih sayang yang semestinya. Niat orang tua mengumpulkan materi, namun kebutuhan anak terbengkelai karena orang tua tidak punya waktu.

Dan saya bersyukur, ketika saya sedang dalam proses pencarian jati diri, saya dipertemukan dengan banyak orang baik, sehingga saya tidak mencari pelampiasan itu dengan hal yang ngawur. Dan berkat orang yang hari-hari ini menjadi orang tua angkat ini, saya dibimbing dengan sangat baik.

Jumat, 07 Maret 2014

Kebisingan Pikiran



Adalah suara-suara yang berada di pikiran yang tanpa pernah kita sadari, bahwa suara-suara tak lagi menjadi harmony, menjadi alunan nada yang enak di dengar. Suasana bising yang riuh, nggak karuan apa saja yang sebenarnya sedang didengarkan dipikiran kita. Hal ini yang terkadang menjadikan pikiran suntuk, sumpek, rasanya penuh, ibaratnya kita diberada di satu tempat yang sempit, dan semua orang yang jumlahnya cukup banyak, bersuara dengan seleranya masing-masing. Nggak jelas, mana yang harus didengar oleh kita.

Apa yang harus dilakukan jika kondisi kita seperti itu?

Ini adalah trik yang saya dapatkan, ketika dulu saya bermain di lomba 17an. Pernah tahu kan lomba pecah air, yang airnya digantung di plastik, sementara pemainnya harus ditutup matanya, jalan ke arah air itu sambil membawa pentungan untuk memecahkan air. Kuncinya Cuma satu, KONSENTRASI.

Ketika mata saya ditutup, secara otomotasi, suara-suara bergabung menjadi satu, udah nggak karuan riuhnya. Saya hanya FOKUS di satu suara, yaitu guide saya, suara temen saya, saya dengarkan suara dia, bukan suara orang lain, sekalipun saat itu suasananya ramai, belajar FOKUS. Apakah bisa? BISA. Kita harus belajar bahwa, seseorang dikatakan BISA melakukan sesuatu karena KEBIASAAN nya, KEBIASAAN itu harus dilatih, harus diulang-ulang setiap hari.

Dan dari situlah saya belajar, untuk FOKUS dan KONSENTRASI. Sangat bisa sekali dilakukan, memang tidak mudah, namun apabila sudah terbiasa, sangat bisa dan mudah sekali dilakukan.

Dalam hidup, jangan mendengarkan banyak orang, cukup ambil seperlunya yang menurutmu, suaranya mampu membawamu menuju tempat yang lebih baik dan mampu membimbingmu dalam perjalanan hidup.

God Bless You :)